banner 728x90
Berita  

Ferdy Sambo tidur di gedung ber-AC, bukan di sel lapas

banner 468x60

Ferdy Sambo Tidur di Gedung Ber-AC, Bukan di Sel Lapas? Ini Fakta Sebenarnya

Ferdy Sambo, mantan anggota DPRD DKI Jakarta yang terlibat kasus korupsi, menjadi sorotan publik setelah pengacara Alvin Lim menyebut bahwa Sambo tidak pernah menginap di dalam sel lapas, melainkan di gedung ber-AC yang merupakan kantor KPLP (Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan).

banner 325x300

Pernyataan Alvin Lim ini tentu saja menimbulkan kontroversi dan pertanyaan, apakah benar Sambo mendapatkan perlakuan istimewa di lapas? Apakah ada mafia di dalam lapas yang memungkinkan hal ini terjadi? Bagaimana tanggapan pihak berwenang terkait isu ini?

Dalam artikel ini, kami akan mengulas fakta-fakta seputar isu Ferdy Sambo yang tidur di gedung ber-AC, bukan di sel lapas. Kami juga akan memberikan informasi terkini dan akurat tentang status hukum Sambo dan Alvin Lim, serta analisis tentang dampak isu ini terhadap kepercayaan publik terhadap sistem peradilan di Indonesia.

Siapa Ferdy Sambo dan Alvin Lim?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang isu Ferdy Sambo yang tidur di gedung ber-AC, bukan di sel lapas, mari kita mengenal siapa sebenarnya Ferdy Sambo dan Alvin Lim.

Ferdy Sambo adalah mantan anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 dari Partai Gerindra. Dia terlibat dalam kasus korupsi dana aspirasi anggota DPRD DKI Jakarta tahun anggaran 2015-2017. Dia divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta dan dijatuhi hukuman 6 tahun penjara serta denda Rp 200 juta pada 26 Februari 2020.

Alvin Lim adalah pengacara yang pernah menjadi terpidana kasus pemalsuan surat. Dia dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pada 25 Desember 2020, Alvin Lim bebas setelah mendapatkan remisi Natal.

Beberapa bulan sebelumnya, yaitu pada 30 Agustus 2020, Alvin Lim ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, pencemaran nama baik, hingga fitnah. Kasus ini berkaitan dengan pernyataannya tentang adanya oknum jaksa yang memeras kliennya. Alvin Lim membela kliennya yang mobilnya disita jaksa dan uangnya puluhan juta hilang.

Bagaimana Isu Ferdy Sambo yang Tidur di Gedung Ber-AC, Bukan di Sel Lapas Muncul?

Isu Ferdy Sambo yang tidur di gedung ber-AC, bukan di sel lapas, muncul dari pernyataan Alvin Lim yang disampaikan dalam podcast bersama dr. Richard Lee, yang diunggah di YouTube pada Rabu (3/1/2021).

Dalam podcast tersebut, Alvin Lim bercerita tentang pengalaman dan pengamatannya selama ditahan di Lapas Salemba, tempat Ferdy Sambo juga ditahan. Dia menyebut bahwa ada mafia di dalam lapas yang memberikan perlakuan istimewa kepada para napi koruptor.

Salah satu contoh yang dia sebutkan adalah Ferdy Sambo, yang menurutnya tidak pernah menginap di dalam sel lapas, melainkan di gedung ber-AC yang merupakan kantor KPLP. Alvin Lim mengklaim bahwa dia pernah melihat Sambo keluar dari gedung tersebut pada pagi hari.

Alvin Lim juga menyebut bahwa Sambo mendapatkan fasilitas mewah di dalam gedung tersebut, seperti kamar mandi pribadi, televisi, kulkas, hingga AC. Dia mengatakan bahwa Sambo hanya masuk ke sel lapas saat ada pemeriksaan atau kunjungan.

Apa Tanggapan Pihak Berwenang Terkait Isu Ferdy Sambo yang Tidur di Gedung Ber-AC, Bukan di Sel Lapas?

Pernyataan Alvin Lim yang menyebut bahwa Ferdy Sambo tidur di gedung ber-AC, bukan di sel lapas, tentu saja menarik perhatian pihak berwenang, terutama Menkopolhukam Mahfud MD.

Mahfud MD mengatakan bahwa dia belum mendapat informasi tentang isu tersebut. Jika itu benar, dia meminta agar hal itu dilaporkan secara resmi.

“Saya tidak tahu ya (tentang itu. Ya bagus kalau dia (Alvin Lim) punya info seperti itu. Kasih tahu saja, ke saya juga boleh. Di mana, dan kapan dia melihatnya. Kan begitu saja,” ujar Mahfud di Jakarta Pusat, Kamis (4/1).

Mahfud juga mengakui bahwa banyak isu negatif yang beredar tentang lapas, tapi kurang bukti. Dia menegaskan akan memanggil pihak terkait jika ada laporan resmi tentang isu Sambo itu.

“Kalau isu seperti itu sih, di Sukamiskin banyak (isu) orang pulang setiap hari. Itu soal-soal yang harus kita selesaikan memang kalau ada,” kata dia.

“(Soal Sambo) Tidak ada laporan ke saya. Kalau ke lapas itu diceknya pasti setiap waktu kan ada Irjen. Inspektur jenderal. Itu yang selalu mengawasi. Kalau ada sesuatu biar saya panggil,” tambah Mahfud.

Di sisi lain, Mahfud juga meragukan kredibilitas informasi yang disampaikan Alvin Lim.

“Tapi ini kan kalau dari Alvin kan banyak pernyataannya semua bagi dia jadi kasus, jadi tidak jelas yang mana yang benar, yang mana yang salah. Ya sudah biar ditangani oleh lembaga terkait (kalau ada masalah). Gitu saja,” tutup dia.

Apa Bantahan Tim Kuasa Hukum Ferdy Sambo Terkait Isu Ferdy Sambo yang Tidur di Gedung Ber-AC, Bukan di Sel Lapas?

Tim kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, sudah membantah terkait pernyataan Alvin Lim yang menyebut bahwa Sambo tidur di gedung ber-AC, bukan di sel lapas.

Arman Hanis mengatakan, Sambo saat ditahan di Lapas Salemba sudah menjalani sesuai dengan aturan. Sekarang, Sambo tidak lagi di Lapas Salemba, tetapi sudah dipindahkan ke Lapas Cibinong.

“Perlu kami sampaikan, klien kami bapak Ferdy Sambo pada saat berada di Lapas Salemba sebelum ditempatkan di Lapas Cibinong, menempati ruang tahanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Arman Hanis.

Arman Hanis juga menilai bahwa pernyataan Alvin Lim adalah fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Sambo. Dia mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah hukum terhadap Alvin Lim.

“Kami akan menempuh jalur hukum terhadap Alvin Lim atas pernyataan-pernyataan yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab tersebut. Kami akan laporkan Alvin Lim ke polisi atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik,” ujar Arman Hanis.

Apa Dampak Isu Ferdy Sambo yang Tidur di Gedung Ber-AC, Bukan di Sel Lapas Terhadap Kepercayaan Publik Terhadap Sistem Peradilan di Indonesia?

Isu Ferdy Sambo yang tidur di gedung ber-AC, bukan di sel lapas, merupakan salah satu contoh dari banyaknya isu yang menggambarkan adanya perlakuan istimewa dan tidak adil terhadap para napi koruptor di Indonesia.

Isu-isu seperti ini tentu saja merusak kepercayaan publik terhadap sistem peradilan di Indonesia, yang seharusnya memberikan hukuman yang setimpal dan efektif kepada para pelaku korupsi.

Korupsi adalah salah satu masalah besar yang menghambat pembangunan dan kesejahteraan di Indonesia. Korupsi juga merampas hak rakyat untuk mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas dan transparan. Korupsi juga menimbulkan ketimpangan sosial dan ekonomi, serta melemahkan demokrasi dan hukum di Indonesia.

Untuk memberantas korupsi, diperlukan komitmen dan kerjasama dari semua pihak, baik pemerintah, lembaga penegak hukum, media, masyarakat sipil, maupun masyarakat umum. Diperlukan pula reformasi sistemik dan kultural yang dapat mencegah dan menghukum para pelaku korupsi tanpa pandang bulu.

Salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan adalah memperkuat peran dan kemandirian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga antikorupsi yang independen dan profesional. KPK harus diberikan kewenangan, sumber daya, dan perlindungan yang memadai untuk menjalankan tugasnya.

Selain itu, perlu juga meningkatkan partisipasi dan pengawasan publik terhadap kinerja pemerintah dan lembaga penegak hukum. Masyarakat harus diberdayakan dan didorong untuk melaporkan dan menolak segala bentuk korupsi yang mereka temui. Media juga harus berperan aktif dalam mengedukasi dan menginformasikan publik tentang bahaya dan dampak korupsi.

Terakhir, perlu juga mengubah budaya dan mentalitas masyarakat yang cenderung apatis, toleran, dan pragmatis terhadap korupsi. Masyarakat harus dibangun kesadaran dan nilai-nilai moral yang menghargai kejujuran, integritas, dan keadilan. Masyarakat juga harus memiliki sikap kritis dan responsif terhadap isu-isu sosial dan politik yang berkaitan dengan korupsi.

Dengan demikian, kita dapat bersama-sama memerangi korupsi dan menciptakan Indonesia yang lebih bersih, adil, dan sejahtera. Mari kita jadikan korupsi sebagai musuh bersama yang harus kita lawan dengan segala cara. Mari kita tunjukkan bahwa kita tidak takut dan tidak diam terhadap korupsi. Mari kita berantas korupsi demi Indonesia yang lebih baik.

banner 325x300
banner 728x90